Archive Page 3

24
Oct

Scorpio

Scorpio

Scorpio is an astrological sign, which is associated with the constellation Scorpius. Under the tropical zodiac, Scorpio is occupied by the Sun from October 23 to November 22, and under the sidereal zodiac, it is currently from November 16 to December 15. The opposite sign to Scorpio is Taurus.

Scorpio is the eighth sign of the Zodiac and associated with intensity and power. Individuals born under this sign are thought to have a complex, emotional, analytical, focused, determined, hypnotic, and self-contained character, but one which is also prone to extremity, jealousy, possessiveness, stubbornness, and cruelty. They are fiercely independent, intellectual and analytical personality. In terms of anatomy, Scorpio is said to rule the pelvis, reproductive system and urinary system.

In mythology Scorpio is often associated with Orpheus, from the Greek myth of Orpheus and Eurydice. Scorpio is also associated with the Greco-Roman gods Ares/Mars and sometimes the god Hades/Pluto.

Scorpio resembles, quite noticeably, a scorpion’s tail, and a vague body. According to Greek mythology, it corresponds to the scorpion which was sent by Gaia (or possibly the goddess Hera) to kill the hunter Orion, the scorpion rising out of the ground at the goddess’ command to attack. Although the scorpion and Orion appear together in this myth, the constellation of Orion is almost opposite to Scorpius in the night sky. It has been suggested that this was a divine precaution to forestall the heavenly continuation of the feud.

In many versions, however, Apollo sent the scorpion after Orion, having grown jealous of Artemis’ attentions to the man. Later, in contrition for killing her friend, Apollo helped Artemis hang Orion’s image in the night sky. However, the scorpion was also placed up there, and every time it appears on the horizon, Orion starts to sink into the other side of the sky, still running from the attacker.

Scorpius also appears in one version of the story of Phaethon, the mortal son of Helios, the sun. Phaethon asked to drive the sun-chariot for a day. Phaethon lost control of the chariot. The horses, already out of control, were scared by the great celestial scorpion with its sting raised to strike, and the inexperienced boy lost control of the chariot, as the sun wildly went about the sky (this is said to have formed the constellation Eridanus). Finally, Zeus struck him down with a thunderbolt to stop the rampage.

The Chinese included these stars in the Azure Dragon, a powerful but benevolent creature whose rising heralded spring.

In Maori mythology, this constellation can be Maui’s magic jawbone (used to fish up the North Island of New Zealand), the front of Tama-rereti’s waka (used to ferry the stars into the sky) or one of the posts Tane used to hold Ranginui (the sky-father) in the sky. While three posts (Sirius, Matariki/The pleides and Orion) hold up the top half of Ranginui, only a single post (Scorpius) supports the lower half of his body. It therefore appears bent under the weight.

Zodiac Symbol: Scorpion
Birth Dates: October 23 - November 22
Birth Dates (Sidereal): November 16 - December 15
Constellation: Scorpius
Zodiac Element: Water
Zodiac Quality: Fixed
Body Part: Genitals
Domicile: Mars (or Pluto - currently under review)
Detriment: Venus
Exaltation: None
Fall: Moon
Birthstone: Topaz
Colours: Red
Numbers: Three and Five
Day: Tuesday

Sources: Wikipedia: Scorpio (astrology), Wikipedia: Scorpius (constellation) and Scorpio Information

23
Oct

A Birthday Wish.

Terus terang, ß pengen ngelewatin ulang tahun kali ini sama seseorang yang ß sayang. Intim. Bukan temen-temen kos yang pengen ngebanjur, apalagi temen-temen kantor yang minta ditraktir.

Sayangnya kamu tinggal di Kampung Islam. Dianggap adik sama Kepala Kampung Islam. Buka puasa bareng beliau, tarawihan bareng beliau.

Gimana jadinya reputasi kamu kalau aku tinggal serumah sama kamu? Laki-laki, ganteng, seenaknya, kafir lagi! Astaghfirullah!

Selamet Lebaran lah!

23
Oct

Buat Para Ratu

Persetan! Mungkin ß sayang bahkan cinta pada kalian, wahai para ratu. Sampai ß ‘gak peduli lagi. Kalau yang kauharapkan adalah manusia solehah, yang kerja di BP Bintuni, bule, tajir. Itu jelas bukan ß. Heh! :-/

Tahpapa! Sebagai manusia bejat, sex maniac, honorer, peranakan, miskin pula, ß juga sadar diri kok. ß masih manusia, punya perasaan walau ‘gak punya hati. Tapi ß janji perasaan ß ‘gak penting buat kalian. Janji!

Mungkin sekarang ß belum bisa betul-betul selibat, belum bisa menjauh dari bayang-bayang sex dan romantisme. Maaf, jangan harap ß sudi katakan cinta. ß cuma bilang mungkin cinta, tapi yang pasti cuma sex dan romantisme. Kalian adalah rantai terakhir yang menghubungkan ß dengan Bandung. Biar semua kisah sex dan romantisme berakhir dengan kalian. Para ratuku.

Cinta telah berakhir sebagai ukiran di atas pusara taman bunga.

Sex dan romantisme sekarat.

Dan ß dalam segala ke-ireligius-anku akan siap menapak tataran kemanusiaan yang lebih tinggi lagi….

23
Oct

Pencongkelan Jurusan Teknik

Kamis, 12 Oktober 2006:

Ruang Jurusan Teknik dicongkel. Mungkin karena ß lagi sakit, jadi ’gak ada yang begadang lembur jaga malam. Walau pelaku gagal mengambil apapun, tapi dampaknya! ’Gak ada yang bisa masuk, karena kunci rusak. Bahan kuliah di dalem semua.

Baru hari Selasa, 17 Oktober 2006, pintu dibenerin.

Kemiskinan? Kebodohan? Kepicikan?

23
Oct

Plasmodium falciparum

Minggu, 8 Oktober 2006, ß ‘gak enak badan. Panas tinggi, pusing, hilang nafsu makan.

Rabu, 11 Oktober 2006, ß ke dokter, periksa darah karena diduga keras malaria dan terbukti DDR PF +. Plasmodium falciparum.

Gejala malaria berbeda pada setiap orang, tergantung daya tahan tubuh, berat badan, jenis kelamin, jenis malarianya.

Gejala Malaria Tropica pada ß:

-         Tetep bisa kerja walau pusing.

-         Panas tinggi, sehingga ß bisa tahan berjaket di udara Manokwari yang panas.

-         Perut kembung, banyak angin, jadi mual-mual.

-         Kalau makan pasti muntah, bikin lemes dan kelaparan.

Pengobatan:

-         ß makan kue sepanjang hari sedikit sedikit supaya ‘gak muntah tapi cukup energi.

-         Sebelum makan besar diawali dengan makan lexacrol/ antacid supaya ‘gak muntah.

-         Dokter hanya ngasih kloroquin karena ß baru pertama kali kena malaria. Tapi ß ‘gak tahan mualnya & laparnya. ß pakai artesunate yang ß bawa dari Bandung.

-         Dosis artesunate:

o       Hari pertama    : 2 x 2 tablet.

o       Hari 2-5           : 2 x 1 tablet.

Sabtu, 14 Oktober 2006, ß udah jauh lebih enak walau masih mual, tapi obat masih diterusin buat nuntasin malarianya.

Artesunate sulit diperoleh di Indonesia. Artesunate yang ß pakai bahkan udah expired 09/03, tetapi obat expired masih dapat dipake selama penyimpanannya baik.

Artesunate dikasih Papa ß, katanya dari temennya yang kerja di Afrika. Jadi kalo ada yang ke Afrika, ß mau nitip Artesunate.

23
Oct

Road to Independence

Kamis, 5 Oktober 2006: ß ke Kelurahan Amban, bilang mau bikin Kartu Keluarga & KTP Manokwari buat ujian CPNS. Bayar 10000 buat administrasi, nyerahin pas foto 2×3 1 buah. Kebetulan hari itu, Pak RT lagi ke Kelurahan, jadi tanda tangan langsung beres sampe Kelurahan.

Sampai di Kantor Distrik Manokwari Barat, Kartu Keluarga ditolak karena masih memakai blanko lama, disuruh beli yang baru di Kantor BKKBN.

Di BKKBN, beli blanko Kartu Keluarga 3000 perak.

Di Kelurahan minta ketik ulang. Tanpa kompromi, walau si ibu ngomel-ngomel. ß potong aja omelannya. Kalau ditunda, nanti administrasi lagi. Jadi, kelurahan harus beres hari itu juga. RT udah pulang jadi ß kejar ke rumahnya.

Di rumah RT, RT-nya ‘gak ada, ke kebun dan baru pulang besok paginya.

Jumat, 6 Oktober 2006: ß ke rumah RT buat minta tanda tangan.

Di Kelurahan minta tanda tangan Lurah. Karena yang melayani orang yang beda lagi, dia minta ß bayar administrasi lagi 5000. ß tolak, ß bilang kemarin bayar 10000.

Di Distrik, Kepala Distrik lagi keluar sedangkan ß harus ngasih praktikum. Diminta ninggalin foto 2×3 2 buah dan administrasi 10000. ß tinggalin 50000 karena ‘gak ada kembaliannya.

Senin, 9 Oktober 2006: Di kantor distrik nunggu 2 jam karena Kepala Distrik lagi rapat. Duit dikembaliin 35000, tapi ß protes dan dikasih 5000 lagi, katanya ‘kan cuma 10000.

Setelah dapat KTP dan Kartu Keluarga, ß kembali ke Kelurahan, nyerahin lembar buat Lurah, dan ke RT buat nyerahin lembar buat RT.

I am The Head of The Family and The Sole Family Member!

I am fully legally independent!

PS: ß gagal ngosongin agama, karena menurut mereka agama penting buat ujian CPNS.

Setelah Ujian CPNS: ß kosongin! Huahahahahaha.

23
Oct

Craving for Internet

It’s been too long! A long-long wait! At last!

The Net!

So here comes more Surreal Thoughts!

Enjoy at your own risk!

02
Oct

Harga Selembar KTP

Bukan!
Bukan masalah dosa! (cuma orang beragama yang bisa berdosa)
Bukan masalah moral! (apalagi ini, ß memang ‘gak punya)
Apalagi masalah uang! (ß orang kaya raya makmur sejahtera tujuh turunan)
Masalah idealisme.
Hanya nasionalisme
Kapan negaraku maju, kalau cara kerjanya seperti ini?
Bagaimana cara memajukan Indonesia, sehingga manusia-manusia Indonesia lebih mudah untuk mencintai negaranya?
Sayang sungguh sayang, negara ini, kenapa harus begini?
Kenapa dengan bangsa ini?
Kalau prosedur pembuatan KTP salah, perlukah ada korban untuk menunjukkan kesalahannya?
28
Sep

Dumb

Nirvana

I’m not like them,
but I can pretend.
The sun is gone,
but I have a light.
The day is done,
but I’m havin’ fun.
I think I’m dumb,
or maybe just happy.

Think I’m just happy… [3x]

My heart is broke,
but I have some glue.
Help me inhale,
and mend it with you.
We’ll float around,
and hang out on clouds.
Then we’ll come down,
have a hangover.

Have a hangover… [3x]

Skin the sun,
fall asleep.
wish away,
soul is cheap.
Lessons learned,
wish me luck.
Soothe the burn,
wake me up.

I’m not like them,
but I can pretend.
The sun is gone,
but I have a light.
The day is done,
but I’m havin’ fun.
I think I’m dumb,
or maybe just happy.

Think I’m just happy… [3x]

I think I’m dumb… [12x]

14
Sep

Kelahiran seorang bayi perempuan

13 September 2006, pukul 21.50 WIB

Lahirlah seorang bayi perempuan tanpa nama, tanpa ayah….Baby_1

Beratnya 3,8 kilogram.

Panjangnya 50 sentimeter.

Normal.

Seorang bayi perempuan yang ditakdirkan untuk mengguncang duniaku di kemudian hari….

Kuucapkan selamat datang, ribuan kilometer dari tempatmu berada kini….

Kunamakan engkau Dara Nabila.